oleh

DI ERA GLOBALISASI KITA HARUS MAMPU MEMBERIKAN PENGERTIAN NASIONALISME YANG KONTEKSTUAL

-Nasional-167 views

Sidak Nusantara – Di era globalisasi saat ini, kita harus mampu memberikan pengertian nasionalisme yang kontekstual, bukan tekstual, apalagi yang dogmatis. Tantangan bagi kesadaran dan rasa cinta terhadap tanah air generasi bangsa ini tidak lagi cukup dipupuk dengan cara-cara lama. ⁣

Globalisasi tidak hanya membuka peluang dan kemajuan suatu negara, tapi juga tantangan dan ancaman yang semakin deras dan melumpuhkan. Dalam kondisi itulah saya melihat nasionalisme ke depan memiliki tantangan dalam internalisasinya. ⁣

Tema besar ini saya sampaikan saat memberikan Kuliah Umum kepada Peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LX dan PPRA LXI tahun 2020 Lembaga Ketahanan Nasional (lemhanas) RI melalui video confrence. ⁣

Sekali lagi saya ingin menyampaikan bahwa nasionalisme di era globalisasi akan secara alami terkikis dan menipis bila suatu bangsa tidak memiliki kemampuan untuk berkompetisi. Bukan berkompetisi kekayaan alam atau kekuatan senjata, tapi diperlukan kemampuan sumber daya manusianya. Karena manusia yang unggul adalah modal utama mencapai Indonesia Maju. Misalnya, untuk saat ini dapat turut menyumbangkan pikiran dalam menemukan solusi kreatif dan inovatif dalam menghadapi pandemi Covid-19.⁣

Saya berharap para peserta PPRA dapat menjadi teladan masyarakat. Mendorong terciptanya tatanan baru kehidupan nasional yang rukun, produktif dan mampu melaksanakan praktik demokrasi yang sehat, beretika, bermoral sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila yang telah kita sepakati bersama.

@kyai_marufamin

Bagikan :

Komentar

Berita Lain