oleh

SELURUH AKTIVITAS MASYARAKAT YANG MENGHARUSKAN MENGIKUTI PROTOKOL KESEHATAN, MEMBUAT AKTIVITAS DI RUMAH MENJADI DOMINAN

-Nasional-158 views

Sidak Nusantara – Seluruh aktivitas masyarakat yang mengharuskan mengikuti protokol kesehatan, membuat aktivitas di rumah menjadi dominan. Berkumpulnya keluarga di rumah terutama semakin intensnya anak-anak bertemu dengan orang tua yang juga sebagai dampak sekolah dari rumah (SFH – School From Home) merupakan waktu berharga anak bersama keluarga. Hal ini dikatakan Anggota DPR RI asal Sumatra Barat yang duduk di Komisi VI, Hj. Nevi Zuairina, pada momen Hari Anak Nasional, 23 Juli 2020.

Nevi yang juga ketua HIMPAUDI (Himpunan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia) Provinsi Sumatera Barat menegaskan, bahwa saat ini anak-anak adalah generasi penerus bangsa, buah hati orang tua dan keluarga, sangat penting agar masa depan mereka terjamin dan selamat dari Pandemi 2020 ini. Keadaan warga masyarakat disarankan tetap di rumah akan berlangsung terus hingga obat dan vaksin Corona tersedia yang hingga saat ini masih belum ditemukan.
“Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) dimaknai sebagai kepedulian seluruh bangsa Indonesia terhadap perlindungan anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang secara optimal, dengan mendorong keluarga Indonesia menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak. Upaya ini akan menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, ceria, berakhlak mulia dan cinta tanah air di masa pandemi Covid-19”, ucap Nevi Zuairina.

Politisi PKS ini menambahkan, peringatan HAN di masa pandemi Covid-19 ini adalah momentum untuk meningkatkan kepedulian semua pilar bangsa Indonesia, baik orangtua, keluarga, masyarakat, dunia usaha, media massa dan pemerintah terhadap pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak. Melalui kepedulian dalam menghormati, menghargai, dan menjamin hak-hak anak tanpa diskriminasi.

Ia sangat menekankan kepada orang tua elemen bangsa kita, bahwa sering bertemunya orang tua dan anak jangan dijadikan beban yang malah akan mengganggu keharmonisan keluarga. Jangan sampai ada kecenderungan meningkatnya kekerasan terhadap anak karena pandemi Covid 19.

@dpr_ri

 

Bagikan :

Komentar

Berita Lain