oleh

BERTAMBAHNYA PASIEN COVID-19 Kadis Disdikbud Drs Isra.Mpd. TEGASKAN PBM (Proses Belajar Mengajar) DI TUNDA

Sidak Nusantara, Agam – Bertambahnya Pasien Covid-19 Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam Drs.Isra, MPd, menegaskan pelaksanaan Proses Belajar Mengajar (PBM) di Kabupaten Agam, belum bisa dilaksanakan. Setelah di informasikan ada nya salah satu warga Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang di konfrimasi positif Covid-19 pada hari Kamis,(23/7).

“Kegiatan pendidikan tidak boleh ada yang tatap muka, sampai wilayah menjadi zona hijau. Jadi kita tunggu sampai zona hijau,” ujar Isra.

Pada hari Juma’at (24/07) Drs Isra.Mpd mengatakan kepada awak media bahwa aturan belajar tatap muka berpegang pada keputusan 4 menteri, yakni Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri, tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran baru di masa Pandemi Covid-19.

“Bila ada yang melanggar, harus bertanggung jawab dan siap diberi sanksi, Jadi, kita harus mematuhi aturan tersebut,”ungkapnya.

Isra menambahkan, banyak syarat yang harus dipenuhi agar sekolah bisa menyelenggarakan kegiatan belajar tatap muka pada masa Covid-19.

“Kalaupun masuk zona hijau, masih banyak syarat yang harus dipenuhi sebelum dibolehkan kegiatan belajar tatap muka,” ungkapnya.

Beberapa syarat yang harus dipenuhi, antara lain adanya penerapan protokol kesehatan di sekolah- sekolah, izin dari bupati untuk sekolah yang berada dibawah wewenang pemerintah daerah, serta izin persetujuan dari para orang tua murid.

Oleh karena itu, Tim memeriksa kesiapan sekolah tatap muka oleh pemerintah daerah, dalam rangka memastikan kesiapan sekolah dalam menerapkan protokol kesehatan.

(Dika)

Bagikan :

Komentar

Berita Lain