oleh

WAKIL KETUA KOMISI X DPR RI Dede Yusuf M Effendi MENGAPRESIASI LANGKAH DINAS PENDIDIKAN

-Nasional-144 views

Sidak Nusantara – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf M Effendi mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, yang membuat terobosan dengan mengembangkan konsep Pembelajaran Dalam Jaringan (Padaringan) melalui intranet. Metode ini dapat menjadi solusi masalah kuota atau koneksi internet yang tidak stabil dalam penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

“Saya pikir yang disampaikan Pemerintah Kota Bandung bagus sekali. Ada yang namanya intranet, itu yang kita harapkan. Program yang dibuat oleh Pemerintah, Kemendikbud gratis untuk sekolah-sekolah dan murid-murid,” ungkap Dede usai mengikuti pertemuan Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi X DPR RI dengan Wali Kota Bandung Oded Muhammad Danial beserta jajaran di Balai Kota Bandung, Jumat (17/7/2020).

Dede menuturkan, hingga saat ini masih banyak daerah yang masuk zona merah bahkan hitam, sehingga belum diizinkan melakukan kegiatan belajar-mengajar secara tatap muka. Para guru dan siswa terpaksa melaksanakan kegiatan belajar melalui metode PJJ secara daring. Namun, keluhan banyak muncul, baik dari guru maupun orang tua karena membengkaknya biaya kuota internet yang digunakan selama PJJ.

Karena itu, konsep Padaringan diharapkan menjadi solusi atas permasalahan tersebut. “Kita mau lihat, kalau program ini bagus dan gratis, bisa saja kita dorong agar seluruh Indonesia memiliki konsep yang seperti itu. Karena memang ini sudah menjadi rekomendasi kita kepada Pemerintah,” tutur politisi F-Demokrat ini.

Dede menambahkan, tidak menutup kemungkinan PJJ akan diterapkan hingga tahun depan, jika angka kasus Covid-19 terus meningkat. Karenanya, ia mendukung Pemerintah untuk memberikan relaksasi penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) selama pandemi Covid-19. Relaksasi dana BOS ini dapat digunakan untuk membiayai pembeliaan paket data internet selama kegiatan pembelajaran dilakukan secara daring.

@dpr_ri

Bagikan :

Komentar

Berita Lain