oleh

KETUA MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) YAKIN SEIRING ADAPTASI POLA HIDUP BARU (new normal) YANG DITERAPKAN DI BALI, AKAN MAMPU MENGGERAKAN KEMBALI SOSIAL DAN EKONOMI MASYARAKAT BALI

-Nasional-147 views

Sidak Nusantara – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) yakin seiring adaptasi pola hidup baru (new normal) yang telah diterapkan di Bali dalam berbagai tahap, akan mampu menggerakkan kembali aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Bali yang sempat terhenti akibat pandemi COVID-19.

Bamsoet mengatakan pada tahap I mulai 9 Juli 2020, masyarakat Bali sudah diizinkan melakukan aktivitas kesehatan, pemerintahan, keuangan, perdagangan, logistik, transportasi, pertanian, jasa dan konstruksi, serta adat, dan agama.

“Di tahap II mulai 31 Juli 2020, aktivitas sektor pariwisata akan dibuka lebih luas. Bali siap menyambut kembali wisatawan domestik,” ujar Bamsoet di Denpasar Bali, Jumat (31/7/2020).

“Hingga nanti pada 11 September 2020, Bali siap menyambut kembali wisatawan asing. Agar tahapan ini berjalan sesuai rencana, masyarakat dan seluruh stakeholder industri pariwisata Bali harus bergotong royong mengedepankan protokol kesehatan tanpa kompromi,” sambungnya.

Saat meninjau langsung dan bertemu jajaran pemerintahan Kecamatan Kuta, Bali, Kamis (30/7), Bamsoet optimistis meski saat ini kawasan Pantai Kuta yang biasanya dipadatkan dengan para turis mancanegara, sejak pandemi terlihat sepi, namun dalam beberapa bulan mendatang akan dibanjiri kembali dengan para wisatawan.

“Karena biasanya ketika masa krisis atau pandemi mulai berangsur hilang, sektor pariwisata, entertaiment, dan hiburan yang akan meledak terlebih dahulu. Karena orang butuh keseimbangan dan hiburan,” ujar Bamsoet.

Ia meminta masyarakat dan seluruh stakeholder industri pariwisata Bali harus bergotong royong mengedepankan protokol kesehatan tanpa kompromi.

@bambang.soesatyo

Bagikan :

Komentar

Berita Lain