oleh

AKHIRI PENUGASAN, SATGAS PAMTAS YONIF R 142/KJ MUSNAHKAN BARANG BUKTI SERTA TERIMA PENGHARGAAN DARI BEA DAN CUKAI ATAMBUA

Sidak Nusantara – Dalam menjalankan tugas selaku Satuan Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) Indonesia – Timor Leste tentunya Yonif Raider 142/KJ sering menemukan barang-barang milik pelaku penyelundupan yang berusaha meloloskan barang-barang miliknya di sepanjang garis perbatasan melalui jalan-jalan tikus atau jalur tidak resmi di wilayah Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur seperti BBM (Bahan Bakar Minyak), pupuk, rokok dan lain-lain, seperti yang terdapat dalam acara pemusnahan barang bukti di Mako Satgas Pamtas RI-RDTL sektor timur Yonif Raider 142/KJ yang berada di Jalan Meo Otu Hale Kelurahan Umanen Kacamatan Atambua Barat Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 142/KJ Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos.,M.M dalam rilis tertulisnya di Atambua Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, Rabu (5/8/2020).

“Kami bersama pihak Bea dan Cukai, Kepolisian serta Pemerintah Daerah setempat telah sepakat untuk melakukan pemusnahan barang bukti temuan yang kami dapatkan dari hasil upaya penggagalan penyelundupan selama melaksanakan tugas sebagai Satgas Pamtas RI-RDTL dalam kurun waktu kurang lebih 11 bulan,” ungkapnya.

“Barang bukti temuan tersebut berupa bahan bakar minyak (BBM) jenis minyak tanah dan pupuk,” tegasnya.

“Sedangkan barang bukti temuan berupa 43 dus tembakau telah kami serahkan kepada pihak Bea Cukai untuk diproses lebih lanjut,” jelasnya.

“Dan barang bukti temuan berupa senjata api serta amunisi, kami serahkan ke Komando Atas dalam hal ini Kolakops (Komando Pelaksana Operasi),” tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan, Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ juga menerima penghargaan dari Bea dan Cukai Atambua atas kerjasama baik selama menjalankan tugas di wilayah perbatasan Indonesia – Timor Leste.

@puspentni

Bagikan :

Komentar

Berita Lain