oleh

PERTAMEDIKA IHC MELAKUKAN PENANDATANGANAN AKTA JUAL BELI DENGAN TUJUH BUMN PEMILIK RUMAH SAKIT BUMN

-Nasional-105 views

Sidak Nusantara – Pertamedika IHC melakukan penandatangan akta jual beli dengan tujuh BUMN pemilik Rumah Sakit BUMN dalam rangka pembentukan holding rumah sakit BUMN yang diadakan di Synergy Lounge Kementerian BUMN, Jakarta Pusat pada Jumat (7/8/2020). Acara tersebut dihadiri oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Wakil Menteri BUMN I Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo, serta para Direktur BUMN. Kegiatan yang merupakan aksi korporasi ini merupakan bagian dari roadmap pembentukan Holding RS BUMN yang telah dimulai sejak tahun 2018 melalui pengambilalihan saham mayoritas Rumah Sakit Pelni.

Dalam sambutannya Menteri BUMN menjelaskan, “Hari ini kita membuktikan bahwa apa yang kita bicarakan sepuluh bulan yang lalu, bahwa kita memastikan BUMN kita bisa bersaing. BUMN bisa menghasilkan nilai tambah secara ekonomi dan juga menambah public service itu tetap berjalan sampai hari ini. Saya ingin di bawah kluster kesehatan ini bisa menjadi satu group besar. Bila sudah kita bangun sinerginya sesuai strateginya Indonesia Sehat, Indonesia Bekerja dan Indonesia Tumbuh akan menjadi sebuah kepastian dan tidak mungkin saya bisa bekerja sendiri tanpa dukungan semua pihak”.

Sebelumnya pada 30 Juni lalu Pertamedika IHC secara resmi mengambil alih saham 7 Rumah Sakit BUMN sebagai bentuk tindak lanjut dari rencana Menteri BUMN Erick Thohir untuk mengonsolidasikan rumah sakit BUMN ke dalam holding. Adapun 7 Perusahaan BUMN tersebut adalah PT Krakatau Steel (Persero) Tbk sebagai pemegang saham PT Krakatau Medika; PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) sebagai pemegang saham PT Rumah Sakit Pelabuhan; PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) sebagai pemegang saham PT Pelindo Husada Citra; PT Perkebunan Nusantara X sebagai pemegang saham PT Nusantara Medika Utama. Dalam menghadapi rangkaian proses aksi korporasi, Pertamedika IHC didampingi oleh PT Danareksa Sekuritas beserta konsultan pendukung lainnya.
(1/2)

@kementerianbumn

Bagikan :

Komentar

Berita Lain