oleh

MENTERI PUPR Basuki Hadimuljono MENEGASKAN KEMENTRIAN PUPR AKAN TERUS FOKUS MEMPERCEPAT BELANJA INFRASTRUKTUR KHUSUSNYA MELALUI PROGRAM PADAT KARYA

-Nasional-108 views

Sidak Nusantara – Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menegaskan Kementerian PUPR akan terus fokus mempercepat belanja infrastruktur khususnya melalui Program Padat Karya Tunai (PKT/cash for work) guna membantu pemulihan ekonomi nasional dan menjaga pertumbuhan ekonomi.

“Kementerian PUPR pada tahun 2020 akan fokus agar semua program kerja pada kuartal ketiga ini dapat digenjot, (bahkan sebagian yang berada) di kuartal keempat bisa ditarik ke depan, baik progran padat karya maupun program reguler. Pembangunan infrastruktur diharapkan bisa memberikan kontribusi pada pemulihan kondisi ekonomi,” kata Menteri Basuki dalam acara Dialog TVRI bertajuk Bangkit Menuju Indonesia Maju, Senin (17/8).

Tercatat per 17 Agustus 2020, penyerapan keuangan belanja infrastruktur Kementerian PUPR sebesar Rp 36,47 triliun (44% dari total pagu TA 2020 Rp 83,97 triliun). Khusus untuk program PKT rutin, telah disalurkan sebesar Rp 6,84 triliun (60,14% dari total alokasi PKT rutin).

Selain mengalokasikan anggaran program PKT rutin tahun 2020 sebesar Rp 11,5 triliun dengan target penerima manfaat 614.480 orang, Kementerian PUPR juga melakukan perubahan skema pada program atau kegiatan infrastruktur yang semula bersifat reguler menjadi dilaksanakan dengan pola Padat Karya dengan alokasi anggaran Rp 654 miliar dan target penerima manfaat sebanyak 80.000 orang.

@kemenpupr

Bagikan :

Komentar

Berita Lain