oleh

MENHAN RI : DIBUTUHKAN SDM DENGAN PENGUASAAN IPTEK UNTUK MENCETAK KADER PENERUS BANGSA YANG HANDAL

Sidak Nusantara – Menhan RI Prabowo Subianto didampingi Wamenhan RI Sakti Wahyu Trenggono dan Rektor Unhan Laksamana Madya TNI Dr. A. Octavian, S.T., M.Sc., DESD, Sabtu (29/8), memimpin upacara pembukaan pendidikan mahasiswa baru program Sarjana, Magister dan Doktor Universitas Pertahanan Tahun Akademik 2020/2021 di Kampus Unhan, Sentul, Bogor.
Menurut Menhan RI, kegiatan pembukaan pendidikan mahasiswa S1 di Universitas Pertahanan merupakan kegiatan bersejarah, dimana terdapat 4 fakultas baru dan 10 bidang studi yaitu: Fakultas Kedokteran, Fakultas Farmasi, Fakultas MIPA dan Fakultas Teknik. Selain itu Menhan RI menekankan bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi adalah kunci kesejahteraan manusia, dan penguasaan IPTEK kuncinya adalah Sumber Daya Manusia. Sesuai dengan program Presiden RI Joko Widodo bahwa menuju Indonesia maju kita harus mencetak Sumber Daya Manusia yang handal, khususnya untuk menguasai IPTEK. Oleh karena itu dipandang perlu, Kemhan untuk mencetak kader kader terbaik untuk menguasai bidang IPTEK.

Menhan RI mengharapkan, dari Fakultas Kedokteran akan muncul pakar pakar kedokteran, Fakultas Farmasi muncul pakar pakar yang menciptakan dan produksi obat obatan sendiri, Fakultas Tehnik dapat menguasai semua teknologi dan Fakultas MIPA adanya ahli matematika, fisika, kimia dan biologi. Untuk itu, Menhan RI mengingatkan kepada mahasiswa S1, “Kalian adalah harapan bangsa, belajar yang terbaik, cepat, kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi, buatlah terobosan terobosan, inovasi dan bawalah teknologi yang lebih tinggi, untuk itu belajar, belajar dan belajar”
Rangkaian kegiatan pembukaan juga diisi dengan orasi kebangsaan secara video conference oleh Ibu Hj Megawati Soekarnoputri. Dalam orasinya, Presiden RI ke 5 menekankan bahwa mahasiswa Unhan harus berkomitmen untuk senantiasa berdedikasi terhadap bangsa dan negara. Sebagai kader bela negara harus memiliki nurani dan pikiran yang seiring sehingga memiliki benteng pertahanan moral yang kuat dengan loyalitas tinggi terhadap bangsa dan negara.

@kemhanri

Bagikan :

Komentar

Berita Lain