oleh

DPR RI DALAM MENJALANKAN FUNGSI ANGGARAN TELAH MENYELESAIAKAN PENYESUAIAN APBN TAHUN ANGGARAN 2020

-Nasional-106 views

Sidak Nusantara – DPR RI dalam menjalankan fungsi anggaran telah menyelesaikan penyesuaian APBN Tahun Anggaran 2020 dan Pembicaraan Pendahuluan RAPBN Tahun Anggaran 2021. Pada APBN 2021, Pemerintah mengusung tema kebijakan fiskal, “Percepatan Pemulihan Ekonomi dan Penguatan Reformasi”, dengan rancangan kebijakan yang diarahkan untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional, mendorong reformasi struktural, mempercepat transformasi ekonomi digital, serta pemanfaatan dan antisipasi perubahan demografi.

Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani menjelaskan, dengan asumsi makro yang diproyeksikan oleh Pemerintah, maka RAPBN tahun 2021 akan berisikan pendapatan negara sebesar Rp 1.776,4 triliun, belanja negara sebesar Rp 2.747,5 triliun, serta defisit anggaran diperkirakan Rp 971,2 triliun atau setara 5,5 persen dari PDB.

“Dalam menghadapi situasi ketidakpastian yang bersumber dari pandemi Covid-19, maka diperlukan antisipasi fiskal dalam proyeksi pendapatan negara, penajaman belanja negara, dan pembiayaan defisit,” kata Puan dalam pidato laporan kinerja DPR RI pada Rapat Paripurna DPR RI dalam rangka ulang tahun ke-75 DPR RI di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2020).

Defisit anggaran tahun 2021, diperkirakan mencapai Rp 971,2 triliun atau setara 5,5 persen dari PDB, akan bertumpu pada pembiayaan utang. DPR RI akan mencermati upaya Pemerintah dalam memanfaatkan sumber-sumber pembiayaan yang aman, dan dikelola secara hati-hati dengan strategi pembiayaan utang yang memperhatikan resiko dan kapasitas fiskal APBN di masa yang akan datang. Dengan beban utang yang semakin besar, maka Pemerintah wajib memastikan bahwa belanja negara benar-benar efektif dan berkualitas.

@dpr.ri

Bagikan :

Komentar

Berita Lain