oleh

PASAR MINGGUAN AKAN DIJADIKAN PASAR HARIAN UNTUK HINDARI KERUMUNAN PARA PEMBELI, BUPATI AGAM KELUARKAN EDARAN

Sidak Nusantara, Agam – Melonjak nya pasien terpapar virus Corona di wilayah Kabupaten Agam ini. kian hari nya tak bisa terbendung lagi. Penambahan kasus terus terjadi setiap harinya dengan jumlah cukup mengkhawatirkan. Salah satu upaya menekan laju penyebaran COVID-19, Bupati Agam Indra Catri mengeluarkan surat edaran mengalihkan seluruh pasar mingguan tradisional di Kabupaten Agam menjadi pasar harian.

 

Konfirsmasi awak Media kamis.10/ 09 dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Agam selaku Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GT2P) COVID-19 Kabupaten Agam Martias Wanto Dt. Maruhun, membenarkan pengalihan sementara pasar mingguan menjadi harian.

 

Dikatakan, surat edaran yang ditandatangani bupati Agam tanggal 9 Septembar 2020 bernomor: 170/Perindagkopukm/P.1/IX-2020, berisikan tentang pelaksanaan operasional pasar rakyat dalam rangka antisipasi penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kabupaten Agam.

Surat edaran Bupati Agam tersebut ditujukan kepada Camat se-Kabupaten Agam, Walinagari se-Kabupaten Agam dan Pengelola Pasar, untuk mengambil langkah meniadakan hari pasar mingguan untuk sementara waktu dengan melaksanakan

operasional pasar secara harian; meningkatkan kebersihan di lingkungan pasar, pedagang dan pembeli; menyediakan tempat cuci tangan beserta sabunnya, atau hand sanitizier di area pasar; menerapkan pemakaian alat pelindung diri minimal masker dan sarung tangan kepada para pedagang dan pembeli di pasar; mendirikan Pos Pemantauan untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan protokol kesehatan penanganan pencegahan COVID-19; menyediakan imbauan-imbauan tentang Sehat dan Berani Bersih Lawan COVID-19 di Area Pasar Rakyat; dan melaporkan pelaksanaan penanganan COVID-19 di Pasar Rakyat satu kali seminggu kepada Bupati Agam melalui el Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi UKM Kabupaten Agam.

 

Menurut Martias Wanto Dt. Maruhun, salah satu langkah Pemkab Agam dalam meningkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi penyebaran virus COVID-19 di lingkungan Pasar Rakyat yakni dengan mengalihkan pasar mingguan menjadi harian.

 

Hal ini, sebut Dt. Maruhun, guna menekan kerumunan orang lebih banyak. Selama ini pasar mingguan membuat kerumuman orang padat sehingga dikuatirkan akan menjadi pemicu penyebaran COVID-19.

 

”Kalau pasar harian orang tidak membeludak berbelanja. Hal ini bisa menekan kerumuman massa lebih banyak guna memutus mata rantai penyebaran corona,” Pungkas Sekda Agam

 

Untuk itu para pedagang dianjurkan menggelar dagangan setiap hari bukan mingguan sehingga jumlah pembeli tidak menumpuk.

 

“Mudah-mudahan upaya yang dilakukan ini membuahkan hasil yang baik yakni kita semua terhindar dari wabah penyakit Virus Corona ini.pungkas nya.

(Andika)

Bagikan :

Komentar

Berita Lain