oleh

MENTERI BUMN Erick Thohir DAN WAKIL MENTERI BUMN I Budi Sadikin MENGHADIRI PENANDATANGANAN MoU ANTARA KEMENKES DAN UNICEF

Sidak Nusantara – Menteri BUMN Erick Thohir dan Wakil Menteri BUMN I Budi Sadikin hari Rabu ini (16/9) menghadiri penandatanganan MoU antara Kemenkes dan UNICEF. Penandatanganan MoU ini turut dihadiri Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kepala Representatif Unicef di Indonesia Gunilla Olsson, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dan Sekretaris Jendral Kementerian Kesehatan Untung Suseno Sutarjo. Menteri Kesehatan dalam sambutannya mengingatkan kembali perkembangan terkini kasus Covid-19 yang ada di Indonesia, dimana kasus meninggal di dunia 962.544 jiwa, dengan 29 juta orang terinfeksi virus, di Indonesia 225.030 positif, dengan kematian 8.965 jiwa. Pemerintah sedang mengupayakan akses vaksin Covid-19 dengan berbagai skema termasuk Covid-19 vacine global access (covax) facility, dan Gavi the Vaccine Alliance, organisasi kesehatan dunia yang bekerja sama dnegan produsen vaksin dari negara maju dan berkembang. Menteri Kesehatan menjelaskan peran Unicef dalam rencana Covax Facility sangat penting untuk memastikan setiap negara punya akses yang cepat, aman, dan merata terhadap vaksin. Dalam hal ini Unicef dan mitra berkomitmen memberikan vaksin yang cepat dan berskala besar.

Sekretaris Jendral Kementerian Kesehatan melaporkan bahwa MoU ini sebagai payung hukum yang menaungi seluruh pengadaan barang dan jasa oleh Unicef sehingga dapat digunakan untuk seluruh pengadaan barang, baik penajuan, pembayaran, dan pengiriman. Sekretaris Jendral Kementerian Kesehatan berharap dengan MoU ini dapat mempermudah pemberian pengadaan fasilitas kesehatan dari Unicef kepada masyarakat. Sedangkan sambutan dari Kepala Representatif Unicef di Indonesia menjelaskan MoU hari ini memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk mengakses fasilitas vaksin secara global dan secara nasional komitmen Unicef terus mendukung pemerintah untuk memberikan dukungan kepada anak-anak dan keluarga, serta pelatihan kesehatan bagi para pekerja, dan vaksin yang masih dalam proses produksi.

@kementerianbumn

Bagikan :

Komentar

Berita Lain