oleh

SEEKOR PESUT KEMBALI BERENANG BEBAS DI SUNGAI KAMPAR

-Nasional-213 views

Sidak Nusantara – Tim Gabungan melakukan evakuasi pesut/lumba-lumba air tawar/irrawaddy dolphin (Orcaella brevirostris) pada Sabtu (19/9) di Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan. Satu ekor pesut yang dievakuasi tersebut berjenis kelamin jantan dengan ukuran panjang 2,20 meter dan diperkirakan berusia 30 tahun.

Kepala Balai Besar KSDA Riau, Suharyono, mengatakan bahwa sebelum tindakan evakuasi, tim gabungan yang terdiri Balai Besar KSDA Riau, Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) KKP dan JAAN (Jakarta Animal Aid Network), bersama masyarakat setempat melokalisir area dengan cara memasang penghalang berupa jaring pada dua sisi, yaitu di hulu dan hilir sungai berjarak 50 meter.

“Tim kembali melokalisir area untuk memperkecil ruang gerak pesut agar pergerakannya dapat terpantau dengan lebih baik. Akhirnya, sesuai hasil pengamatan dan observasi, tim menyatakan kondisi pesut dalam keadaan stabil dan normal, maka diputuskan untuk dapat dievakuasi keesokan harinya yaitu Sabtu, 19 September 2020,” jelas Suharyono.

Setelah Pesut diberikan perlakuan khusus agar tidak stress dalam pengangkutan, tim membawa satwa tersebut ke lokasi pelepasliaran via jalan darat. Setelah tiba di lokasi pelepasliarandi Kec. Pelalawan Kab. Pelalawan, Pesut tersebut dipindahkan ke perahu untuk dibawa ke lokasi release. Namun sekitar 3 menit setelah direlease, Pesut kembali muncul kepermukaan air yang berjarak sekitar 30 meter di depan perahu, dan akhirnya berenang ke arah hilir Sungai Kampar.

“Kami mengharapkan Desa Tambak selalu berkoordinasi dengan Balai Besar KSDA Riau bila menemui kejadian yang sama, serta bersama-sama menjaga kebersihan sungai dari kegiatan pencemaran lingkungan,” pungkasnya.

@kementerianlhk

Bagikan :

Komentar

Berita Lain