oleh

HARI BADAK SEDUNIA

Sidak Nusantara – Indonesia merupakan rumah terakhir bagi 2 dari 5 jenis badak yang ada di dunia, yaitu badak sumatra (Dicerorhinus sumatrensis) dan badak jawa (Rhinoceros sondaicus). .

Berdasarkan status konservasi IUCN, kedua spesies badak ini merupakan jenis yang paling terancam (critically endangered). Badak jawa habitatnya di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten, sedangkan badak sumatra habitatnya tersebar di wilayah Provinsi Aceh, Lampung dan sebagian Provinsi Kalimantan Timur.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama para mitra/LSM, dan pihak swasta berkomitmen melaksanakan konservasi dan penyelamatan badak jawa dan sumatra agar tetap lestari di habitat alamnya.

Implementasi tersebut meliputi rescue/penyelamatan badak yang terisolasi, membangun pusat perlindungan dan pengembangbiakan badak (sumatran rhino sanctuary), pengembangan “Genome Resource Banking” badak sumatra, dan pembentukan habitat kedua atau “second habitat” untuk badak jawa di luar TN Ujung Kulon pada tahun 2019 lalu.

Hasilnya telah terlihat pada tahun 2020 ini, dua ekor badak jawa berhasil lahir di TN Ujung Kulon. Turut berbangga kita semua atas capaian ini, karena telah berhasil mencegahnya dari kepunahan satwa yang berkulit tebal ini.

KLHK menyadari bahwa upaya penyelamatan badak tidak dapat dilakukan sendiri, untuk itu kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut pelaksanaan program konservasi dan penyelamatan badak, sehingga kelestarian populasi satwa tersebut dapat terjaga di habitat alaminya.

@kementerianlhk

Bagikan :

Komentar

Berita Lain