oleh

PENTINGNYA TEKNOLOGI INFRASTRUKTUR TAHAN BENCANA

Sidak Nusantara – Dengan potensi bencana alam yang besar dan belajar dari kondisi pandemi COVID-19, ke depan diperlukan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk konstruksi infrastruktur yang memiliki daya tahan terhadap beragam bencana.

Hal ini disampaikan Menteri Basuki saat membuka Lokakarya Virtual “Megastruktur dan Infrastruktur Tahan Gempa Indonesia Karya Anak Bangsa”, Kamis (24/9), yang diselenggarakan oleh Kementerian PUPR bersama Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI).

“Misalnya pada jembatan bentang panjang, harus dilengkapi dengan Structural Health Monitoring System. Selain itu juga diperlukan inovasi pengembangan tipe bendungan selain rockfill dam, seperti tipe concrete dam dan arch dam,” kata Menteri Basuki.

Dalam beberapa kesempatan, seperti pada Agustus lalu, Menteri Basuki selaku vice-chairman High-Level Experts and Leaders Panel (HELP) juga menekankan pentingnya perencanaan dan perancangan yang baru, untuk memastikan sistem publik dan swasta yang tangguh dalam menghadapi resiko bencana di masa depan.

@kemenpupr

Bagikan :

Komentar

Berita Lain