oleh

WALI KOTA BEKASI MENGUMPULKAN PENGELOLA GEDUNG, KAFE, KARAOKE, DAN TEMPAT HIBURAN MALAM

-Nasional-113 views

Sidak Nusantara – Usai apel pagi bersama Pegawai Pemerintah Kota Bekasi, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengundang para Pelaku Usaha Gedung Pertemuan, Cafe, Karaoke dan tempat hiburan malam di Kota Bekasi. Hadir, Kapolres Metro Bekasi  Kombes Pol Wijonarko, Ketua Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia cabang Kota Bekasi, Yan Arsyad, Kepala DPMPTSP Kota Bekasi, Lintong Dianto, Kepala Disparbud Kota Bekasi, Tedi Hafni dan Kepala Kesbangpol, C. Suherlan dalam rangka memberikan solusi untuk para pengelola hiburan.

Wali Kota Bekasi, jelaskan 3M yang harus diterapkan dala protokol kesehatan, yakni memakai masker, Mencuci Tangan dan Menjaga jarak.

3 hal ini yang terpenting dalam masa ATHB di Kota Bekasi, baik dari pengelola manapun mau cafe, tempat hiburan dan restaurant, dan juga telah diberitahukan penerapan jam operasional sampai jam 23.00 WIB, tidak ada yang bisa melebihi waktu tersebut, jika tidak akan terkena sanksi disegel seperti kejadian viral di medsos oleh Broker Cafe. Ini adalah tindakan yang melebihi jam operasional dan berkerumunan di videonya, maka tindak tegas dari Pemerintah Kota Bekasi dan Polres Metro Bekasi untuk penyegelan sementara selama 3 hari.

“Ayo kita kerjasama, anda mematuhi jam operasional buka sampai pukul 23.00 dgn kesadaran bersama mengendalikan covid sekaligus memutar roda ekonomi, kami dari Pemerintah akan terus sosialisasi pencegahan. Rumah Makan dibuka secara Dine in sampai jam 21.00, dan secara drive thru sampai jam 23.00. Disparbud persilahkan mengendalikan perizinan, Polres, Dandim, Satpol pengendalian pengawasan lapangan. Apabila masih ada yg bandel tidak ikuti aturan dan ngeyel, Pemerintah Kota Bekasi dan Polres tidak akan segan segan untuk langsung menyegel.” Tegas Wali Kota.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Wijonarko memberikan apresiasi kepada Wali Kota yang telah memberikan ijin untuk membuka usaha demi kelancaran perputaran roda perekonomian di usahanya, “biar kami saja yang melakukan woro woro dan sosialisasi dalam menerapkan Protokol Kesehatan pada warga sekalian, akan tetapi karena sudah diberikan izin kita pun harus bekerja sama dalam memperhatikan protokol kesehatan.” Ujar Wijonarko.

@humaskotabekasi

Bagikan :

Komentar

Berita Lain