oleh

APBN KERJA KERAS

Sidak Nusantara – Sejak terjadinya pandemi Covid-19, APBN terus berjuang dan bekerja dengan keras untuk meminimalisasi
dampak negatif pandemi Covid-19, baik bagi kesehatan masyarakat maupun kesehatan ekonomi.

Hingga, 30 September 2020, realisasi anggaran atas Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sudah menunjukkan akselerasi atas pemanfaatannya.

Penempatan dana PEN di bank Himbara juga telah menunjukkan kinerja baik di mana telah disalurkan kredit hingga 4,7 kali lipat. Total penempatan pada bank Himbara hingaa saat ini adalah sebesar Rp47,5 triliun.

Selain itu, pemerintah juga menempatkan dana pada 7 Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebesar Rp11,2 triliun, serta 3 bank syariah sebesar Rp3 triliun.

Beberapa program baru pun telah terealisasi dengan baik.
– Bantuan subsidi gaji sudah tercapai hingga Rp13,98 triliun untuk 11,65 juta peserta.
– Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) sudah disalurkan ‘ triliun kepada 7,64 juta pengusaha mikro.
– Bantuan operasional dan pembelajaran daring pesantren, telah terealisasi Rp2,02 triliun.

Sebagai bentuk optimalisasi pelaksanaan Program PEN, pemerintah melakukan reclustering anggaran PEN, baik untuk bidang kesehatan, perlindungan sosial, sektoral dan Pemda, UMKM, serta pembiayaan korporasi. Simak rinciannya ya šŸ‘‰

Mari terus berikhtiar bersama berjuang melawan Covid-19 dan membangkitkan ekonomi!

Tapi jangan lupa ya….tetap produktif dengan tidak kompromi untuk menjaga kesehatan dan konsisten menerapkan 3M!

@smindrawati

Bagikan :

Komentar

Berita Lain