oleh

SAT BRIMOBDA JABAR DEKATKAN DIRI DENGAN ANAK-ANAK UNTUK BERIKAN EDUKASI VIRUS COVID-19

-Nasional-109 views

Sidak Nusantara – Pandemi COVID-19 telah membawa dampak pada seluruh sektor kehidupan manusia, tak terkecuali pada sektor pendidikan. Sudah beberapa bulan sekolah-sekolah harus melakukan pembelajaran jaringan (online) atau secara daring. Namun, khusus untuk pendidikan pra sekolah atau taman kanak-kanak, dinas pendidikan mengeluarkan kebijaksanaan untuk meliburkan total.

Pemerintah Indonesia melalui Presiden RI menyebutkan bahwa kehidupan pasti akan berubah untuk mengatasi risiko wabah ini. Itulah yang oleh banyak orang disebut sebagai Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Pernyataan presiden tersebut mengharuskan semua pihak untuk bersiap menghadapi fase Adaptasi Kebiasaan Baru. Lalu, bagaimana dengan pendidikan anak-anak usia dini dalam mengahadapi fase Adaptasi Kebiasaan Baru tersebut dan apa yang harus dipersiapan?

Hal ini lah yang menjadi dasar bagi jajaran anggota Kompi 1 Batalyon A Pelopor untuk terus melakukan kunjungan secara rutin guna memberikan bimbingan penyuluhan terhadap anak-anak usia dini, tentang tata cara menghadapi Adaptasi Kebiasaan Baru.

Seperti yang dilakukan anggota Kompi 1 Batalyon A Pelopor kali ini, dipimpin Bripka Yadi Mulyadi, dengan memberikan sosialisasi dan edukasi Adaptasi Kebiasaan Baru kepada anak-anak usia dini.

“Karakter anak-anak yang khas sangat membutuhkan pendampingan dan bimbingan orang dewasa di sekitarnya. Perlu kerja keras untuk bisa menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru pada pendidikan anak.” kata Bripka Yadi

Dalam kegiatan tersebut Bripka Yadi mengajak anak-anak untuk mulai membiasakan diri menerapkan pola hidup sehat dengan rajin mencuci tangan, tidak terlalu sering main di luar rumah dan selalu menggunakan masker ketika bermain di luar rumah.

“Perilaku hidup bersih dan sehat adalah hal wajib yang harus dilakukan di lingkungan mengaji dan sekolah untuk mencegah penularan virus. Upaya yang dapat dilakukan dalam menerapkan perilaku PHBS antara lain mewajibkan semua anak- anak usia dini, guru pembingbing dan orang tua untuk memakai masker dan penutup muka,” tutur Bripka Yadi

Sementara itu, Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Barat Kombes Pol Asep Saepudin, S.IK., Menurutnya, “ada beberapa hal yang dapat dipersiapkan.

 

 

Bagikan :

Komentar

Berita Lain