oleh

PRESIDEN JOKOWI CEKATAN DALAM BEKERJA

-Nasional-217 views

Sidak Nusantara – Di tengah kondisi serba mengancam seperti pandemi Covid-19 yang dapat menyebabkan kematian, Presiden Jokowi membuktikan diri sebagai pemimpin yang cekatan.

Sebelum Covid-19 melanda pun, kita sudah tahu kemampuan pelayanan kesehatan negara kita tergolong kurang memadai, baik dari segi jumlah maupun kemampuan keterampilan. Misalnya, kita melihat antrian pasien BPJS kesehatan dan segala kesemrawutan BPJS Kesehatan. Ini sedang dibenahi oleh Jokowi, ketika tiba-tiba wabah Covid-19 muncul.

Di awal pandemi, APD kurang, ventilator ditakutkan kurang, jumlah tempat tidur ICU ditakutkan kurang. Dengan cepat, pemerintah mengatasi segala kekurangan tersebut, sebagian besar dengan melakukan produksi di dalam negeri. Wisma Atlet langsung disulap jadi rumah sakit darurat. Dalam beberapa waktu, semua kekurangan perlengkapan dapat relatif teratasi. Kita tidak melihat jebolnya daya tampung fasilitas kesehatan kita. Padahal, kondisinya selama ini memprihatinkan.

Kabar terbaru, Indonesia termasuk negara awal yang mampu menyediakan vaksin Covid-19 bagi rakyatnya, meski masih banyak keterbatasan.

Bukan hanya soal kesehatan, dengan cepat Jokowi juga mencium bahaya krisis ekonomi, yang terutama akan berdampak pada rakyat miskin. Ia segera mengubah alokasi anggaran belanja negara, mengalihkan dana 800 triliun
rupiah ke sektor kesehatan dan ekonomi rakyat. Penganggaran 800 triliun
rupiah dialihkan dalam waktu singkat demi membantu dan menyelamatkan
rakyat.

Di masa wabah Covid19 ini, banyak masalah muncul secara bersamaan. Pemerintah pun mampu fokus menyelesaikan masalah-masalah tersebut dalam waktu yang relatif cepat.

ispresiden

Bagikan :

Komentar

Berita Lain