oleh

KETUA DPR RI PUAN MAHARANI MEYAKINI KEBERLANGSUNGAN INDONESIA DI MASA DEPAN TERGANTUNG PADA KUALITAS GENERASI Z ALIAS PARA REMAJANYA

-Nasional-241 views

Sidak Nusantara – Ketua DPR RI Puan Maharani meyakini keberlangsungan Indonesia di masa depan tergantung pada kualitas generasi Z alias para remajanya. Hal itu disampaikan Puan saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan kegiatan Parlemen Remaja Tahun 2020 di Jakarta, Senin (2/11/2020).

“Generasi Z ini adalah generasi yang akan mengubah Indonesia. Dalam alfabet, huruf Z dianggap huruf yang terakhir. Tetapi, saya justru melihat generasi Z sebagai titik awal perjalanan baru bangsa Indonesia,” ujar Puan seperti disampaikan dalam keterangan kepada wartawan.

“Para remaja yang saat ini berusia 16-17 tahun akan berada di puncak-puncaknya masa usia produktif 30-an akhir atau 40-an awal saat Indonesia berusia 100 tahun nanti. Insya Allah, di tahun 2045 nanti di antara para peserta Parlemen Remaja ini mungkin sudah ada yang menjadi anggota DPR, memiliki perusahaan sendiri, jadi ilmuwan, ahli teknologi, atau bahkan Menteri. Artinya, adik-adik inilah yang akan mengambil keputusan penting yang akan membentuk Indonesia ketika negara kita sudah berusia lebih dari 1 abad,” ucapnya.

Menurut Puan, keberlangsungan masa depan Indonesia ini akan terwujud saat para remaja berperan aktif menjaga identitas sebagai bangsa Indonesia.

“Karena adik-adik ini adalah generasi yang penting bagi masa depan Indonesia, saya ingin menyampaikan harapan supaya semua berperan aktif menjaga identitas kita sebagai bangsa Indonesia,” ucap Puan.

“Salah satu yang utama adalah dengan menjaga dan menerapkan Pancasila yang merupakan ideologi bangsa kita. Bukan hanya menghafal Pancasila, tetapi benar-benar menerapkannya.” kata perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI tersebut.

Adapun Parlemen Remaja sendiri merupakan kegiatan tahunan DPR RI dalam rangka memeriahkan Hari Demokrasi Internasional yang jatuh pada tanggal 15 September setiap tahunnya. Untuk edisi 2020, Parlemen Remaja yang digelar secara virtual dan diikuti 134 siswa-siswi SMU/SLTA/SMK/Madrasah Aliyah dan sederajat dari 80 daerah pemilihan (dapil) ini berlangsung pada 2-6 November dengan tema “Gotong Royong Mengatasi Pandemi Covid-19. Optimis Kita Bisa!”

dpr_ri

Bagikan :

Komentar

Berita Lain