oleh

KH.Ma’ruf Amin MENGHARAPKAN PARA TOKOH AGAMA MAMPU MENJADI JEMBATAN STRATEGIS BAGI UMAT UNTUK MENGGERAKAN MODERASI BERAGAMA

-Nasional-122 views

Sidak Nusantara – Saya mengharapkan para tokoh agama mampu menjadi jembatan strategis bagi umat untuk menggerakkan moderasi beragama. Baik dalam keyakinan dan pemahaman keagamaan maupun tindakan konkret dalam melakukan pencegahan, mediasi, dan penyelesaian konflik antarumat beragama.

Moderasi merupakan kebajikan yang mendorong terciptanya harmoni sosial dan keseimbangan dalam kehidupan secara personal, keluarga, dan masyarakat. Moderasi merupakan kunci terciptanya toleransi dan kerukunan baik di tingkat lokal, nasional, maupun global. Hal ini saya tegaskan saat menjadi keynote speech pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Secara empiris moderasi beragama dapat diukur dengan empat indikator. Pertama, toleransi, yaitu sikap dan perilaku seseorang yang menerima, menghargai keberadaan orang lain, termasuk hak untuk berkeyakinan dan mengekspresikan keyakinan agama. Kedua, anti kekerasan. Tidak membenarkan tindakan kekerasan, termasuk penggunaan cara-cara kekerasan atas nama agama untuk melakukan perubahan.

Ketiga, komitmen kebangsaan, menerima Pancasila sebagai ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi, dan NKRI sebagai pilihan bentuk Negara Indonesia. Keempat, akomodatif, yakni pemahaman dan perilaku beragama yang akomodatif terhadap budaya lokal atau konteks Indonesia yang multi-kultural dan multi-agama.

Bagikan :

Komentar

Berita Lain