oleh

PEMERINTAH MENGALOKASIKAN DANA Rp 695,2 TRILIUN UNTUK PROGRAM PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL (PEN)

-Nasional-104 views

Sidak Nusantara – Pemerintah mengalokasikan dana Rp 695,2 triliun untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di tengah pandemi covid-19. Rinciannya, penanganan kesehatan Rp 97,26 triliun, perlindungan sosial Rp 234,33 triliun, dukungan UMKM Rp 114,81 triliun, dukungan korporasi Rp 62,22 triliun, insentif usaha termasuk pengurangan pajak Rp 120,6 triliun, serta dukungan kepada pemerintah daerah dan sektoral Rp 65,97 triliun.

Dari jumlah tersebut, lebih dari Rp 411 triliun atau lebih dari 60% dialokasikan untuk menjaga tingkat kesejahteraan rumah tangga, Usaha Mikro dan Kecil (UMK) serta korporasi. Juga diberikan berbagai insentif lainnya termasuk keringanan pajak yang jumlahnya lebih dari Rp 120 tiliun. Penjelasan ini saya uraikan dalam Kongres VIII Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia (AFEBI) melalui konferensi video.

Pengalokasiaan anggaran dalam jumlah besar ini diharapkanmenjadi stimulus ekonomi untuk mencegah terjadinya krisis finansial.
Angka pertumbuhan ekonomi (year on year) nasional triwulan III tahun 2020 -3,49%. Lebih baik jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi triwulan II sebesar -5,32%.

Untuk itu, saya meyakini pertumbuhan ekonomi nasional akan kembali membaik pada 2021. Pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2021 akan kembali berada pada kisaran 4% sampai dengan 5%..

Bagikan :

Komentar

Berita Lain