oleh

PEMERINTAH TELAH BERUPAYA SUNGGUH-SUNGGUH DALAM MENGENDALIKAN PENYEBARAN COVID-19

Sidak Nusantara – Pemerintah telah berupaya sungguh-sungguh dalam mengendalikan penyebaran covid-19. Pada saat yang sama kita juga harus mampu menangani dampak ekonomi akibat pandemi. Pemerintah telah melakukan refocusing dan realokasi APBN Tahun Anggaran 2020 untuk memberikan stimulus perekonomian yang melemah.

Langkah konkret yang dilakukan adalah dengan meluncurkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan alokasi dana Rp 695,2 triliun. Anggaran tersebut dialokasikan untuk penanganan kesehatan sebesar Rp 97,26 triliun, perlindungan sosial Rp 234,33 triliun, dan untuk dukungan UMKM Rp 114,81 triliun.

Program PEN tersebut juga mengalokasikan anggaran untuk dukungan korporasi sebesar Rp 62,22 triliun, insentif usaha termasuk pengurangan pajak dialokasikan Rp 120,6 triliun, dan untuk dukungan kepada pemerintah daerah dan sektoral disediakan Rp 65,97 triliun.

Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 411 triliun atau lebih dari 60% dialokasikan untuk menjaga tingkat kesejahteraan rumah tangga, UMK, dan korporasi. Selain itu, juga diberikan berbagai insentif lainnya, termasuk keringanan pajak yang jumlahnya lebih dari Rp 120 triliun.

Seluruh upaya yang telah dan sedang dilakukan pemerintah memberikan optimisme. Angka pertumbuhan ekonomi (year on year) nasional triwulan III tahun 2020 sebesar -3,49% yang lebih baik jika dibandingkan triwulan II sebesar -5,32%. Pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2021 kembali berada pada kisaran 4,5-5,5%. Kita harus optimistis bisa bangkit dari kondisi saat ini.

kyai_marufamin

Bagikan :

Komentar

Berita Lain