oleh

KETERANGAN PERS MENGENAI KEDATANGAN VAKSIN COVID-19

Sidak Nusantara – Vaksin COVID-19 Sinovac, sebanyak 1.2, juta telah tiba di Indonesia tadi malam. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebagai pengelola APBN telah siap dengan ketersediaan alokasi anggaran vaksin dan juga melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai @beacukairi
semalam telah melakukan berbagai upaya dukungan percepatan pemeriksaan serta validasi data impor vaksin ini.⁣⁣
⁣⁣
Pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk vaksin sebesar Rp35,1 triliun di tahun 2020 namun program vaksinasi akan mulai berjalan di tahun 2021 dst. ⁣⁣Di tahun 2021, Pemerintah juga telah menyiapkan anggaran kesehatan sebesar Rp169,7 triliun. Geser untuk rincian 👉.
⁣⁣
Vaksinasi akan dilaksanakan berdasarkan kriteria dan prioritas penerima vaksin, yaitu dari sisi prioritas wilayah penerima vaksin, jadwal, tahapan pemberian vaksin, serta standar pelayanan vaksinasi yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan @kemenkes_ri.⁣⁣

Program vaksinasi ini didanai sebagian oleh APBN dan sebagian lagi dilakukan secara mandiri, kerja sama antara Kemenkes dengan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN dan swasta, serta organisasi profesi. ⁣⁣

Meskipun vaksin sudah ada, tentu kita tidak boleh menurunkan tingkat kewaspadaan. Pemerintah akan terus menerapkan 3T (testing, tracing, dan treatment) dan masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak).⁣

Bagikan :

Komentar

Berita Lain