oleh

DPR RI MINTA MASYARAKAT OBJEKTIF DALAM MENERIMA INFORMASI TEWASNYA 6 PENGIKUT MRS

Sidak Nusantara – DPR RI angkat bicara terkait kasus tewasnya 6 orang pengikut MRS saat insiden di Tol Jakarta-Cikampek. Wakil Ketua Komisi III DPR RI H. Ahmad Sahroni, S.E., M.I.Kom., mengatakan, “FPI tidak bisa asal klaim dan membela diri di depab publik. Apabila mereka punya bukti jelas, silahkan bicara. Tapi bila tidak ada, jangan menyebarkan kesimpangsiuran di masyarakat.”

Wakil Ketua Komisi III DPR RI juga mengungkapkan bahwa hal-hal yang membuat kesimpangsiuran fakta harus ditertibkan dan berharap masyarakat selalu objektif dan melakukan pengecekan atas informasi apa pun yang diterima, sehingga tidak mengkonsumsi hoax. “Saya setuju bila hal ini harus ditertibkan, karena bisa menyebabkan kesalahpahaman besar di publik. Saya harap masyarakat tidak terburu-buru dalam mengambil kesimpulan,” tambah H. Ahmad Sahroni, S.E., M.I.Kom.

divisihumaspolri

Bagikan :

Komentar

Berita Lain