oleh

LST RETRO SIAP OPERASI, DUKUNG SATGAS PAMRAHWAN MALUKU DAN MALUKU UTARA

Sidak Nusantara – Satya Wira Jala Dharma. Satu Kapal perang Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) kembali melaksanakan dukungan operasi angkutan laut militer dalam rangka mendukung Satuan tugas Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan).

KRI Amboina 503 akan mengangkut pasukan Batalyon dari Batalyon Infanteri 734 / Satria Nusa Samudera dan Yon Armed 8 / Uddhata Yudha yang akan menerima tanggung jawab tugas Pengamanan Daerah Rawan dari Yonif Raider Khusus 732 / Banau dan Yon Armed 9 / Pasopati di daerah Maluku dan Maluku Utara. Sabtu (12/12) KRI Amboina 503 melaksanakan embarkasi personel dan material Batalyon Artileri Medan 8 Uddhata Yudha di Dermaga E Selatan, Koarmada II, Surabaya.

Menurut Komandan KRI Amboina 503 Letkol Laut (P) Agus Yunianto, kapal yang dikomandaninya sedang melakukan embarkasi 500 personel Yon Armed 8 Uddha Yudha Jember berikut berbagai material pasukan dan kendaraan angkut truk serta kendaraan taktis.
“Proses embarkasi yang sedang berlangsung dari pasukan Yon Armed 8 dan materialnya, juga ada truk dan kendaraan taktis. Proses embarkasi berjalan lancar dan tetap mengutamakan protokol kesehatan” ujar Komandan KRI Amboina 503.
KRI Amboina 503 berjenis LST (Landing Ship Tank) dan berada dibawah pembinaan Satlinlamil 1 Jakarta selanjutnya akan menuju Maluku untuk menjemput pasukan Yonif 734 Satria Nusa Samudera yang berada di desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Saumlaki, Maluku Tenggara Barat.
Kedua Batalyon TNI AD tersebut selanjutnya akan didebarkasikan sesuai dengan daerah penugasan masing-masing yaitu di Maluku dan Maluku Utara.

Kapal perang dengan kecepatan berlayar maksimum hingga 13 knot tersebut memakan waktu tempuh hingga 4 hari untuk sampai di Pelabuhan Ambon. Dan rencananya LST retro perang dunia ke II ini juga akan singgah di Makassar untuk bekal ulang.

Kapal perang dengan Komandan Letkol laut (P) Agus Yunianto tersebut merupakan kapal angkut tank. Daya tampung yang dimiliki kapal ini mampu mengangkut 610 personel.

Bagikan :

Komentar

Berita Lain