oleh

TAK TERASA KITA BERADA DI PENGHUJUNG TAHUN 2020

-Nasional-108 views

Sidak Nusantara – Tahun dimana pandemi COVID-19 terjadi dan APBN bekerja sebagai alat kebijakan counter cyclical. Belanja pemerintah di tahun 2020 telah dikonsentrasikan untuk memberikan dukungan kepada masyarakat. Hasil belanja tersebut menghasilkan peningkatan pada indikator pertumbuhan ekonomi. Indikator konsumsi membaik dan indeks keyakinan konsumen mendekati 100.

Perbaikan indikator-indikator kepercayaan seperti ini akan terus dijaga untuk mendorong pemulihan, terutama pada dua kegiatan yang penting, yaitu konsumsi dan investasi. Bersamaan dengan upaya memulihkan daya beli dan permintaan, pemerintah juga akan terus menjaga tekanan inflasi agar tetap stabil.⁣

Di tahun 2021, APBN akan tetap ekspansif, namun dikonsolidasikan agar tetap terjaga sehat, berkelanjutan, dan kredibel. Belanja pemerintah dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan pemulihan ekonomi, yaitu diperkirakan mencapai Rp2.750 triliun (Rp1.954 triliun untuk belanja Pemerintah Pusat). ⁣

Meski COVID-19 belum akan menghilang di tahun 2021, namun dengan pengalaman merumuskan berbagai kebijakan secara efektif, tepat, dan cepat di tahun 2020, diharapkan Indonesia akan mampu menangani pandemi COVID-19 secara jauh lebih baik.⁣

A⁣yo bangun terus optimisme dan harapan bahwa ekonomi Indonesia bisa segera pulih dan bangkit!

Dari Dialog Nasional bertema Outlook Perekonomian Indonesia: Meraih Peluang Pemulihan Ekonomi 2021 (Selasa, 22/12)

Bagikan :

Komentar

Berita Lain