oleh

ALOKASI PEMBANGUNAN DAN BANTUAN PEMBIAYAAN PERUMAHAAN

Sidak Nusantara – Tahun 2021 Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Perumahan meningkatkan alokasi Pembangunan dan Bantuan Pembiayaan Perumahan menjadi Rp8,1 triliun. Jumlah itu meningkat dibandingkan dengan alokasi tahun 2020 sebesar Rp7,9 triliun.

Hingga tahun 2024, ditargetkan 70% masyarakat telah memiliki akses terhadap perumahan dan permukiman yang layak dan terjangkau. Demikian kata Menteri Basuki dalam Focus Group Discussion (FGD) Mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional Melalui Sektor Perumahan, Senin (28/12/2020).

Dalam Rencana Strategis 2020-2024, Kementerian PUPR menargetkan tersedianya 5 juta unit rumah yang terdiri dari subsidi perumahan, baik melalui FLPP/SSB/SBUM, BP2BT, Tapera (Tabungan Perumahan Rakyat), serta kolaborasi dengan pemda, swasta, dan masyarakat.

Bagikan :

Komentar

Berita Lain