oleh

PANDEMI SAAT INI MENUNTUT PERAN BIROKRASI SEBAGAI ADMINITRATOR SEKALIGUS EKSEKUTOR KEBIJAKAN YANG LEBIH SIGAP

Sidak Nusantara – Pandemi saat ini menuntut peran birokrasi sebagai adminitrator sekaligus eksekutor kebijakan yang lebih sigap, responsif dan kolaboratif. Pada Rapat Koordinasi Penyederhanaan Birokrasi dan Pengadaan Calon Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2021, saya memusatkan pada dua pembahasan, yakni Penyederhanaan Birokrasi dan Pengadaan Calon ASN Tahun 2021.

Pemilihan dua agenda tersebut saya nilai tepat dan sejalan dengan upaya mewujudkan birokrasi ramping–minim struktur tapi kaya fungsi– kapabel, bersih, akuntabel, serta mampu memberikan pelayanan publik yang prima.

Pada tahun 2021 ini kita mulai lagi melakukan akuisisi ASN melalui dua kebijakan penting. Pertama, kita akan merekrut satu juta guru melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang menjadi jalan bagi penyelesaian kekurangan guru di seluruh daerah di Indonesia. Kedua, kita juga akan merekrut 300 ribu ASN lainnya, baik melalui skema ASN maupun PPPK, melalui jalur reguler yang setiap tahun dibuka.

Pembukaan formasi ini dilakukan melalui pendekatan kebutuhan instansi dengan mempertimbangkan alokasi SDM sesuai dengan keahlian yang diperlukan dalam rangka mewujudkan target pembangunan nasional maupun daerah. Disamping itu juga untuk memenuhi kebutuhan menggantikan ASN yang sudah pensiun.

Saya mengharapkan Kementerian PAN dan RB dapat mengkoordinasikan pelaksanaan rekrutmen pada tahun ini sebaik mungkin, agar Pemerintah benar-benar memperoleh talenta-talenta terbaik bangsa, bibit-bibit SDM ASN unggul yang mampu mewujudkan birokrasi kelas dunia.

kyai_marufamin

Bagikan :

Berita Lain