oleh

UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS DAYA SAING, PEMKAB AGAM DORONG PELAKU USAHA BUAH NAGA

-Agam-70 views

Sidak Nusantara – Pemerintah Kabupaten Agam mendorong petani dan pelaku usaha kecil buah naga di daerah setempat untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing. Hal itu bertujuan untuk menghadirkan keuntungan secara maksimal.

Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman, MM melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Isman Imran menyebut budidaya buah naga saat ini mulai diminati masyarakat setempat. Namun, minat tersebut juga harus diiringi dengan pengolahan dan pemasaran lebih lanjut.

“Saat buah naga mulai banyak peminatnya, masyarakat juga akan semakin banyak melakukan budidaya, sehingga produksi meningkat dan harga akan turun, dan sampai saat ini belum ada pengolahan lanjutan terhadap buah,” ujarnya saat membacakan sambutan bupati pada pelatihan pengolahan buah naga, Kamis (25/3) di Hotel Sakura Syariah Lubuk Basung.

Dengan sumber daya yang dimiliki, imbuhnya, para petani dan pelaku industri kecil buah naga diharapkan untuk bisa membaca peluang yang ada, sehingga dapat mendatangkan keuntungan yang maksimal.

“Untuk itu, dibutuhkan diversifikasi atau pengolahan produk yang dapat meningkatkan mutu dan daya saing. Maka dari itu pelatihan hari ini menjadi penting diikuti dengan sungguh-sunguh,” ucapnya.

Tidak hanya sampai dipengolahan, pihaknya menilai pelaku usaha buah naga juga harus memikirkan legalitas dan langkah pemasaran. Menurutnya, legalitas dan pemasaran menjadi bagian terpenting dalam menjalankan sebuah usaha.

“Salah satu bagian terpenting dalam menjalankan usaha adalah pemasaran, pemasaran merupakan proses, mulai dari promosi, termasuk tindak lanjut setelah terjadi transaksi,” jelas Isman Imran.

Pihaknya juga berharap, pelaku usaha dapat memilih target pasar yang potensial. Dikatakan, seiring perkembangan teknologi, proses pemasaran produk mulai terus mengalami perubahan, salah satunya pemasaran produk secara online.

“Pada era sekarang untuk pemasaran dilakukan secara online, yaitu transaksi penjualan barang ataupun jasa dengan menggunakan teknologi elektronik yang dapat mempermudah konsumen dalam melakukan transaksi,” terangnya.

Ditambahkan, pengetahuan pengolahan buah naga yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindakop UKM) diharapkan menjadi salah satu pendorong perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Kepada Disperindagkop UKM diharapkan untuk terus melakukan pembinaan dan pelatihan, semoga tercipta pelaku usaha baru yang mandiri. Hal ini juga beririsan dengan visi Bupati Agam, yang mana melakukan pembangunan berlandaskan tiga hal, yakni UMKM, pertanian dan pariwisata,” pungkas nya. (Dika)

Bagikan :

Berita Lain