oleh

BUPATI AGAM AUDENSI DENGAN TIM PROGRAM PENGEMBANGAN MITRA DESA UNP

-Agam-18 views

Sidak Nusantara – Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman melakukan audiensi dengan Tim Program Pengembangan Mitra Desa dari Universitas Negeri Padang (UNP), di Mess Pemkab Agam Belakang Balok, Rabu (7/4).

Kepada Bupati Agam, tim yang beranggotakan tujuh orang ini memaparkan program yang dilakukan di Kabupaten Agam. Sasarannya adalah Nagari Persiapan Kamang Tangah, Kecamatan Kamang Magek.

Menurut Suryanef, salah seorang anggota tim, mengatakan, program yang dikembangkan di Nagari Persiapan Kamang Tangah adalah nagari good governance berbasis politik, ekonomi dan sosial budaya.

“Program ini fokus kepada nagari persiapan, dengan harapan potensi di nagari itu bisa mapan ketika jadi nagari definitif seperti melakukan pembangunan, pemberdayaan dan pelayanan publik di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, program ini dilaksanakan selama tiga tahun dan sekarang sudah masuk tahun kedua. Dalam kontek pengelolaan program, pertama tim melakukan pendampingan kepada pemerintah nagari persiapan, untuk melakukan tata kelola nagari yang baik, melayani, membangun, dan bisa memberdayakan masyarakatnya.

Kemudian tim menyasar kelompok kerajinan dengan pemberian keterampilan kostum. Tahun lalu dengan kondisi pandemi dilakukan pembuatan masker dan APD, sekarang dicoba peningkatan produksi dan kualitas kerupuk Kamang yang merupakan industri rumah tangga.

“Rencana kita akan mengembangkan cita rasa, packing, pemasaran dan tingkat kualitas produksi kerupuk Kamang tersebut,” kata Staf Ahli Rektor dan Sekretaris Senat UNP ini.

Pihaknya juga sudah sampaikan kepada Bupati Agam, agar program ini direplikasi ke nagari lain sebagai upaya mewujudkan Agam lebih maju dan mandiri.

Sementara itu, Bupati Agam, Dr. Andri Warman mendukung program yang dilakukan Tim Program Pengembangan Mitra Desa UNP ini, dalam rangka percepatan pembangunan daerah, khususnya nagari persiapan menuju nagari defenitif.

“Kita berharap program ini bisa direalisasikan dengan baik, jika perlu dilakukan MoU, supaya masyarakat dapat terbantu khususnya di bidang ekonomi,” tukasnya.

Melalui program ini, diharapkannya taraf kehidupan masyarakat meningkat, sehingga nagari yang kini statusnya persiapan agar bisa dengan cepat menjadi nagari definitif, supaya kesejahteraan masyarakat semakin pesat. (Dika)

Bagikan :

Berita Lain